Apple melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap lebih 200 pekerja yang tersebar di beberapa unit penting, termasuk pasukan yang mengerjakan pembantu digital Siri dan organisasi yang bertanggung jawab atas pengembangan Apple Vision Pro. Manajemen menyatakan langkah ini bagian dari upaya menyusun kembali sumber daya dan memfokuskan pelaburan pada pembangunan perkakasan generasi berikutnya serta infrastruktur kecerdasan buatan (AI) berskala global.

Menurut laporan, pemangkasan tenaga kerja ini bersifat terukur dan mempengaruhi beberapa divisi kunci. Perusahaan menegaskan komitmen jangka panjangnya terhadap produk tertentu meski struktur tim di beberapa area berubah, serta akan mencari model operasi yang lebih efisien termasuk kerja sama dengan pihak ketiga.
Pemutusan hubungan kerja dan unit terdampak
Langkah pemberhentian tersebut melibatkan lebih 200 posisi secara keseluruhan. Di antara yang terdampak adalah organisasi yang mengelola Apple Vision Pro dan kumpulan yang diberi nama Intelligent Systems Experience (ISE), yang menangani kejuruteraan perisian dan fitur AI, termasuk kerja pada pembantu maya Siri.
Dalam organisasi Vision Pro, pemutusan kerja dilaporkan mencapai kira-kira 100 pekerja. Pemangkasan ini ikut menyebabkan pembubaran tim yang mengembangkan permainan video serta pengurangan signifikan dalam produksi konten video imersif internal. Di sisi lain, sekitar 100 jawatan lain terdampak di bawah kelompok ISE sebagai akibat penstrukturan semula reka bentuk seni bina teknikal Siri.
Dampak pada Vision Pro dan ekosistemnya
Vision Pro yang mulai dipasarkan kepada pengguna pada Februari 2024 sebelumnya menghadapi permintaan yang terbatas akibat harga premium dan biaya tinggi untuk menghasilkan konten imersif. Walau sejumlah staf yang mengerjakan aspek konten dikurangi, perusahaan menegaskan komitmen terhadap ekosistem set kepala tersebut tetap utuh.
Perusahaan menyatakan pengembangan perkakasan jangka panjang dan pembaruan sistem operasi visionOS akan tetap berlanjut. Namun untuk menekan kos operasi, strategi ke depan akan melibatkan bentuk kerjasama lebih besar dengan penyedia kandungan pihak ketiga, sehingga beban produksi konten tidak sepenuhnya ditanggung tim internal.
Penataan Siri dan fokus ke AI
Salah satu alasan pemberhentian di unit ISE berkaitan dengan penstrukturan semula reka bentuk seni bina teknikal pembantu maya Siri. Perubahan ini merupakan bagian dari upaya untuk menata kembali cara pengembangan fitur AI dan integrasi ke dalam produk, dengan tujuan menyelaraskan sumber daya terhadap prioritas teknologi yang sedang dikembangkan.
Manajemen menyatakan penyesuaian ini diperlukan agar pelaburan pada kejuruteraan perisian dan kemampuan AI dapat dioptimalkan untuk kebutuhan jangka panjang, termasuk mempersiapkan infrastruktur AI global yang lebih kuat. Perubahan pengorganisasian tersebut memungkinkan perusahaan memusatkan tenaga kerja pada aspek yang dianggap paling strategis.
Fokus pada produk baru dan infrastruktur AI
Selain penekanan pada AI, perusahaan dilaporkan mengalihkan sebahagian sumber kejuruteraannya untuk projek perkakasan baru. Salah satu fokus yang disebut adalah pengembangan cermin mata pintar tanpa skrin, sebagai usaha untuk memperkuat posisi di pasar peranti boleh pakai dan menyaingi pesaing di segmen tersebut.
Secara ringkas, langkah pemberhentian ini ditempatkan dalam konteks penyusunan semula sumber daya: mengurangi kapasitas di area yang memerlukan kos operasi tinggi, sambil memperkuat investasi pada pengembangan perkakasan generasi baru dan infrastruktur AI berskala global. Perusahaan menegaskan bahawa meskipun ada pengurangan staf pada beberapa lini, komitmen terhadap pengembangan produk inti dan pembaruan perangkat lunak akan diteruskan melalui model operasi yang lebih efisien dan kolaborasi dengan penyedia kandungan pihak ketiga.
